top of page

Apa itu PCOS? Dan apa yang dapat menyebabkan PCOS?

Diperbarui: 19 Mei


wanita PCOS

PCOS adalah masalah kesehatan yang mempengaruhi satu dari 10 wanita di usia suburnya. PCOS juga dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik, adalah masalah kesehatan umum yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon reproduksi. Ketidakseimbangan hormon menimbulkan masalah pada ovarium. Ovarium membuat sel telur yang dikeluarkan setiap bulan sebagai bagian dari siklus menstruasi yang sehat. Dengan PCOS, sel telur mungkin tidak berkembang secara normal atau mungkin tidak dilepaskan selama ovulasi sebagaimana mestinya. Wanita dengan PCOS memiliki ketidakseimbangan hormon dan masalah metabolisme yang dapat mempengaruhi kesehatan dan penampilan. PCOS adalah salah satu penyebab infertilitas wanita yang paling umum. Itu juga dapat meningkatkan risiko anda untuk kondisi penyakit lainnya. Dokter dapat membantu anda merawat PCOS berdasarkan gejalanya dan juga jika anda memiliki rencana untuk memiliki anak.



Siapa saja yang bisa mendapatkan PCOS?


Seorang wanita bisa mendapatkan PCOS kapan saja setelah pubertas. Antara 5% dan 10% wanita di usia 15 sampai 44 tahun, atau selama masa subur. Kebanyakan wanita mengetahui bahwa mereka menderita PCOS di usia 20-an dan 30-an, ketika mengalami masalah saat mencoba untuk hamil dan menemui dokter mereka. Tapi PCOS bisa terjadi pada usia berapa pun setelah pubertas. Wanita dari semua ras dan etnis berisiko PCOS. Anda mungkin memiliki peluang lebih tinggi terkena PCOS jika kelebihan berat badan atau obesitas, atau jika orang lain di keluarga anda terdiagnosa PCOS.



Apa penyebab PCOS?


Penyebab pastinya masih belum diketahui saat ini, tetapi kadar androgen yang lebih tinggi dari biasanya memainkan peran yang penting. Para ahli percaya bahwa kadar hormon pria yang tinggi mencegah ovarium memproduksi hormon dan mencegah membuat sel telur secara normal. Gen, resistensi insulin dan peradangan semuanya terkait dengan produksi androgen berlebih.


Riwayat keluarga

Insulin adalah hormon yang dibuat oleh pankreas. Insulin memungkinkan sel untuk menggunakan gula, suplai energi utama tubuh anda. Jika sel menjadi resisten terhadap aksi insulin, maka kadar gula darah bisa naik. Dan ini dapat menyebabkan tubuh anda membuat lebih banyak insulin untuk mencoba menurunkan kadar gula darah. Terlalu banyak insulin dapat menyebabkan tubuh anda menciptakan terlalu banyak hormon androgen pria, dan bisa mengalami masalah dengan ovulasi (proses pelepasan sel telur dari ovarium). Salah satu tanda resistensi insulin adalah bercak kulit yang gelap dan seperti beludru di bagian bawah leher, ketiak, selangkangan, atau di bawah payudara. Nafsu makan yang lebih besar dan penambahan berat badan juga merupakan tanda lainnya.


Peradangan tingkat rendah.

Sel darah putih menciptakan zat sebagai respons terhadap infeksi atau cedera. Respons ini disebut peradangan tingkat rendah. Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang terdiagnosa PCOS, memiliki jenis peradangan jangka panjang tingkat rendah yang menyebabkan ovarium polikistik memproduksi androgen. Dan ini dapat menyebabkan masalah jantung dan pembuluh darah.


Kadar androgen yang tinggi.

Androgen terkadang disebut "hormon pria", meskipun semua wanita menghasilkan androgen dalam jumlah kecil. Androgen mengontrol perkembangan sifat laki-laki, seperti kebotakan laki-laki. Wanita dengan PCOS memiliki androgen lebih banyak dari biasanya. Kadar androgen yang lebih tinggi dari normal pada wanita dapat mencegah ovarium melepaskan sel telur (ovulasi), dan dapat menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih dan jerawat.



Gejala-gejala PCOS


Gejala PCOS sering dimulai di sekitar hari pertama menstruasi. Terkadang gejala berkembang setelah mengalami menstruasi untuk sementara waktu. Dan pasien yang lain mengetahui bahwa mereka menderita PCOS setelah berat badan naik atau mereka mengalami kesulitan untuk hamil.

Gejala PCOS bervariasi. Gejala PCOS yang paling umum adalah:

  • Haid yang tidak teratur. Wanita dengan PCOS mungkin telat datangnya haid atau mengalami masa menstruasi lebih sedikit (kurang dari delapan dalam setahun), atau menstruasi mereka mungkin datang setiap 21 hari atau lebih sering. Dan juga ada beberapa wanita dengan PCOS berhenti mengalami periode menstruasi. Kurangnya ovulasi mencegah lapisan rahim dari luruh setiap bulannya.

  • Pendarahan yang banyak. Lapisan rahim menumpuk untuk jangka waktu yang lebih lama, sehingga haid yang anda rasakan bisa lebih banyak dari biasanya.

  • Pertumbuhan rambut. Lebih dari 70 persen wanita dengan kondisi ini mempunyai rambut di wajah dan tubuh mereka – termasuk di punggung, perut, dan dada. Kadar hormon androgen yang tinggi dapat menyebabkan rambut wajah dan tubuh berlebih dan ini disebut hirsutisme.

  • Jerawat. Hormon pria dapat membuat kulit lebih berminyak dari biasanya dan menyebabkan berjerawat di area wajah, dada, dan punggung atas.

  • Naiknya berat badan. Hingga 80 persen wanita dengan PCOS kelebihan berat badan atau mengalami obesitas.

  • Pola kebotakan pria. Rambut di kepala menjadi lebih tipis dan bisa rontok, dan jika parah bisa mengalami kebotakan.

  • Penggelapan kulit. Bercak gelap pada kulit dapat terbentuk di lipatan tubuh seperti di leher, selangkangan, dan di bawah payudara.

  • Sakit kepala. Perubahan hormon dapat memicu sakit kepala pada beberapa wanita.




Bagaimana PCOS mempengaruhi tubuh anda


Wanita dengan PCOS dapat mengalami masalah kesehatan yang serius, terutama jika mereka kelebihan berat badan, memiliki kadar androgen yang lebih tinggi dari normal juga dapat mempengaruhi kesuburan dan aspek kesehatan lainnya:


Infertilitas atau kesulitan hamil:

Kista di ovarium dapat mengganggu ovulasi. Ovulasi adalah ketika salah satu ovarium melepaskan sel telur setiap bulan. Jika sel telur yang sehat tidak tersedia untuk dibuahi oleh sperma, anda tidak bisa hamil. Untuk hamil, anda harus berovulasi. Wanita yang tidak berovulasi secara teratur tidak melepaskan sel telur yang banyak untuk dibuahi. Anda mungkin masih bisa hamil jika mempunyai PCOS, tetapi anda mungkin harus minum obat dan bekerja sama dengan spesialis kesuburan untuk mewujudkannya.


Diabetes atau resistensi insulin.

Lebih dari separuh wanita dengan PCOS dapat menderita diabetes atau pradiabetes (intoleransi glukosa) sebelum usia 40 tahun. Resistensi insulin dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak androgen. Jika anda memiliki resistensi insulin, sel-sel di otot, organ, dan jaringan lain tidak menyerap gula darah dengan baik. Akibatnya, anda dapat memiliki terlalu banyak gula yang mengalir melalui aliran darah. Ini disebut diabetes, dan dapat menyebabkan masalah pada sistem kardiovaskular dan saraf anda. PCOS juga dapat menyebabkan diabetes gestasional (diabetes saat hamil).


Sindrom metabolik

Hingga 80 persen wanita dengan PCOS kelebihan berat badan atau mengalami obesitas, baik obesitas maupun PCOS meningkatkan risiko anda untuk:

  • Gula darah tinggi

  • Tekanan darah tinggi

  • Kolesterol HDL "baik" yang rendah

  • Kolesterol "jahat" LDL tinggi

Bersama-sama, faktor-faktor ini disebut sindrom metabolik, dan meningkatkan risiko:

  • Penyakit jantung

  • Diabetes

  • Stroke


Komplikasi umum lain dari PCOS meliputi:

  • Keguguran atau kelahiran prematur

  • Depresi

  • Kecemasan

  • Pendarahan dari rahim dan risiko kanker rahim yang lebih tinggi

  • Masalah tidur, termasuk sleep apnea

  • Peradangan pada hati

 

Ferne Health App

Apakah Anda menyukai blog ini? Unduh Aplikasi kami dan tetap terupdate dengan artikel dan diskusi terbaru kami!

IOS APP

Android APP





 

Artikel ini ditulis oleh: dr. Natalia Liau, MBBS, Msc.



Referensi:

  1. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/polycystic-ovary-syndrome-pcos#:~:text=PCOS%20is%20a%20very%20common,%2C%20infertility%2C%20and%20weight%20gain.

  2. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pcos/symptoms-causes/syc-20353439

  3. https://www.healthline.com/health/polycystic-ovary-disease#health-effects

  4. https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/polycystic-ovary-syndrome

  5. https://www.cdc.gov/diabetes/basics/pcos.html

  6. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/8316-polycystic-ovary-syndrome-pcos

bottom of page