top of page

Seks Selama Kehamilan: Yang Perlu Anda Ketahui

Bagi banyak pasangan, seks selama kehamilan bisa menjadi sumber kekhawatiran, terutama karena cemas tentang keamanan bayi. Kabar baiknya adalah pada kebanyakan kehamilan normal, seks sepenuhnya aman dan masih bisa dinikmati sepanjang kehamilan. Namun, penting untuk mengetahui cara berhubungan seks dengan aman dan kapan mungkin perlu untuk menahan diri. Postingan blog ini akan mengeksplorasi apa yang perlu Anda ketahui tentang berhubungan seks dengan aman selama kehamilan.

Sex during pregnancy

Seks Selama Kehamilan: Memahami Dasar-dasarnya

Memahami Tubuh:

Pertama, mari kita bongkar mitos umum: Seks tidak membahayakan bayi Anda. Dinding otot rahim, kantung ketuban, dan sumbat lendir di leher rahim Anda semuanya bekerja sama untuk melindungi bayi Anda selama seks. Bayi Anda tidak akan terpengaruh secara fisik atau bahkan tahu apa yang terjadi.

Komunikasi adalah Kunci:

Seiring perubahan tubuh Anda, Anda mungkin merasa berbeda tentang seks. Perubahan hormonal dapat menyebabkan libido Anda berfluktuasi; Anda mungkin memiliki periode di mana Anda merasa lebih atau kurang tertarik pada seks. Sangat penting untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda tentang perasaan dan tingkat kenyamanan Anda.

Eksperimen dengan Posisi:

Seiring perut Anda tumbuh, Anda mungkin merasa bahwa beberapa posisi seksual tidak lagi nyaman. Cari posisi yang tidak memberi tekanan pada perut Anda, seperti sendok atau wanita-di-atas. Jangan takut untuk bereksperimen dengan posisi untuk menemukan apa yang paling cocok untuk Anda.

Dengarkan Tubuh Anda:

Tubuh Anda akan memberi tahu Anda apa yang bisa dihadapinya. Jika posisi tertentu menyebabkan ketidaknyamanan, coba sesuatu yang lain. Jika Anda merasa lelah, pelan-pelan atau ambil istirahat. Mendengarkan tubuh Anda adalah kunci untuk menjaga kesehatan seksual dan kenikmatan selama kehamilan.

Sex during pregnancy

Langkah-langkah Keamanan:

Meskipun seks umumnya aman selama kehamilan, ada beberapa situasi di mana Anda mungkin perlu mengambil tindakan pencegahan tambahan atau menghindari seks sama sekali:

  • Jika Anda mengalami pendarahan, nyeri perut, atau kram setelah seks, hubungi penyedia layanan kesehatan Anda.

  • Jika Anda memiliki riwayat persalinan atau kelahiran prematur, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin menyarankan untuk menghindari seks.

  • Jika air ketuban Anda telah pecah, tahan diri dari seks untuk menghindari infeksi.

  • Jika Anda memiliki kondisi yang dikenal sebagai plasenta previa, di mana plasenta menutupi serviks, seks berpotensi dapat menyebabkan pendarahan, dan umumnya disarankan untuk menahan diri.

  • Ingat, jika Anda pernah ragu, selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Tips untuk Seks Selama Kehamilan:


  • Gunakan Bantal untuk Dukungan: Seiring perut Anda tumbuh, Anda mungkin merasa beberapa posisi tidak nyaman. Menggunakan bantal untuk dukungan dapat membantu. Misalnya, menempatkan bantal di bawah pinggul Anda selama posisi berbaring di sisi dapat memberikan kenyamanan dan dukungan.

  • Jaga Kebersihan: Selalu penting untuk menjaga kebersihan yang baik, tetapi terutama selama kehamilan ketika Anda lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih. Pastikan bahwa Anda dan pasangan Anda mencuci tangan sebelum bercinta, dan selalu buang air kecil setelah seks untuk membantu mengeluarkan bakteri apa pun.

  • Jelajahi Cara Lain untuk Menjaga Keintiman: Jika penetrasi tidak nyaman, ingatlah bahwa ada cara lain untuk menjaga keintiman. Anda dan pasangan Anda dapat menjelajahi seks oral (pastikan udara tidak ditiupkan ke dalam vagina karena dapat menyebabkan emboli udara, kondisi yang jarang tetapi serius) atau masturbasi bersama. Atau, sekadar berpelukan, menyentuh, atau mandi bersama dapat menjaga keintiman.

  • Perhatikan Payudara Anda: Payudara Anda mungkin lebih sensitif selama kehamilan, dan beberapa wanita mungkin merasa payudara mereka terlalu sensitif untuk disentuh. Selalu komunikasikan tingkat kenyamanan Anda kepada pasangan Anda.

  • Gunakan Pelumas: Perubahan hormonal selama kehamilan dapat kadang-kadang menyebabkan kekeringan vagina. Menggunakan pelumas berbasis air dapat membantu membuat seks lebih nyaman.

  • Kreatif dengan Jadwal Anda: Kelelahan adalah gejala umum kehamilan, terutama selama trimester pertama dan ketiga. Jika Anda terlalu lelah di akhir hari, coba lakukan seks pada waktu yang berbeda ketika Anda memiliki lebih banyak energi, seperti di pagi hari atau setelah tidur siang.

  • Sabar dengan Diri Sendiri: Normal jika gairah seks Anda berfluktuasi selama kehamilan. Bersabarlah dengan diri sendiri dan ingatlah bahwa tidak apa-apa untuk tidak selalu ingin berhubungan seks.

  • Diskusikan Pengendalian Kelahiran: Meski sangat jarang terjadi (satu dari sejuta), ada kemungkinan untuk hamil lagi ketika Anda sudah hamil (fenomena yang dikenal sebagai superfetasi). Diskusikan opsi pengendalian kelahiran dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk melihat apa yang aman digunakan selama kehamilan.

Kata-Kata Terakhir

Kehamilan tidak harus menghentikan kehidupan seks Anda kecuali ada alasan medis untuk itu. Ini tentang mencari apa yang nyaman, menikmati keintiman dengan pasangan Anda, dan menjaga jalur komunikasi yang terbuka. Lagipula, kehamilan adalah perjalanan yang Anda jalani bersama. Nikmati itu dan satu sama lain!

Seperti biasa, ingatlah bahwa setiap kehamilan adalah unik. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan tentang seks selama kehamilan Anda, jangan ragu untuk membahasnya dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Mereka dapat memberikan bimbingan dan penegasan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu Anda.

 

Ferne Health App

Apakah Anda menyukai blog ini? Unduh Aplikasi kami dan tetap terupdate dengan artikel dan diskusi terbaru kami!

IOS APP

Android APP







bottom of page